Popular Science News

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Sabtu, 21 Juli 2012

Mencoba Merubah Dunia !

Sebagian besar manusia ingin merubah dunia.  Dunia seperti yang diinginkan oleh masing-masing manusia itu sendiri.  Apakah kita bisa merubah dunia? tentunya bisa....tapi tulisan berikut di bawah ini, mungkin patut kita cermati dulu sebelum berusaha dan mencoba merubah dunia. Semoga bermanfaat.


"Ketika aku muda, aku ingin mengubah seluruh dunia. Lalu aku sadari, betapa sulit mengubah seluruh dunia ini.  Maka aku putuskan untuk mengubah negaraku saja.

Ketika aku sadari bahwa aku tidak bisa mengubah negaraku, aku mulai

Rabu, 07 September 2011

Marko Tampi Menahkodai Ikatan Sarjana Kelautan Unsrat untuk tahun 2011-2014

Program Studi Ilmu Kelautan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsiversitas Sam Ratulangi (Unsrat) pada tahun 1988 telah banyak menghasilkan sarjana-sarjana yang potensial, serta aktif dalam upaya melanjutkan cita-cita perjuangan dalam rangka mengisi kemerdekaan demi menciptakan masyarakat adil dan makmur.  Saat ini jumlah lulusan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi telah mendekati 1000 orang  yang tersebar di seluruh daerah Indonesia dan luar negeri.


Dalam rangka mencapai tujuan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia, perlu ditingkatkan peran serta para sarjana Ilmu Kelautan dalam pembangunan yang berbasis kelautan.   Persaudaraan, semangat serta jiwa yang membangun dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan, inilah yang perlu terus dibina dan dikembangkan bagi kepentingan bersama menuju masa depan yang lebih baik, maka lulusan Program studi Ilmu Kelautan UNSRAT tergerak dan merasa penting untuk membentuk perkumpulan yang bernama : IKATAN SARJANA KELAUTAN UNSRAT atau disingkat ISKU.

Ikatan Sarjana Kelautan Unsrat telah  mengalami  3 periode masa kepemimpinan hingga sekarang di mana, periode pertama di nahkodai oleh Gustaf N. Mamamngkey, S.Pi.,M.Sc.,Ph.D selanjutnya pada periode kedua oleh Dannie R.S. Oroh, S.Pi.,M.Si dan sejak 3 September 2011 hingga sekarang dinahkodai oleh Marko B. Tampi, S.IK (Hasil Musyawarah Besar ISKU III, 3 September 2011).

Harapan kedepan  bahwa apa yang telah diperjuangkan oleh 2 (dua) kepengurusan sebelumnya dapat terus ditindaklanjuti oleh Nahkoda baru Marko B. Tampi S.IK dan terus mengemban visi dan misi ISKU yang diantaranya : menciptakan lingkungan fisik dan sosial yang nyaman, menyiapkan sumberdaya manusia yang berdaya saing dan bermartabat, memberdayakan potensi sumberdaya alam yang aman, mempertahankan keseimbangan alam dan memaksimalkan  konservasi lingkungan



Senin, 22 Agustus 2011

PENGIBARAN BENDERA DAN PARADE MERAH PUTIH DI MANADO SULAWESI UTARA 2011

17 Agustus 2011 menjadi suatu moment bersejarah memperingati HUT RI dan mengenang 2 (dua) tahun pemecahan Rekor Menyelam terbanyak di Manado Sulawesi Utara oleh Komunitas Penyelam (Divers) 
Sulawesi Utara
Kegiatan pengibaran bendera kali ini tidak jauh berbeda seperti halnya yang pernah dilakukan pada tahun 2006,2008 oleh Pecinta Alam Ilmu Kelautan (PALAMIK) Universitas Sam Ratulangi dan tahun 2009 oleh TNI AL dan Panitia GWR.  Pada Tahun 2011 lahirlah gagasan bersama untuk memperingati HUT RI 2011 dengan tema kemerdekaan Indonesia bukan saja bagi rakyatnya tapi juga bagi lingkungan sekitarnya.  Dalam kegiatan ini dilakukan media campaign perlindungan terhadap karang-karang (coral) yang ada di Pantai Malalayang.

Kegiatan bersama telah digagas bersama oleh PALAMIK UNSRAT, Ikatan Sarjana Kelautan Unsrat (ISKU), Komunitas Peduli Laut (KPL), Manado Underwater Association (MUA) serta teman-teman dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan Unsrat dan Politeknik Manado.  Upacara dan parade langsung dipimpin oleh Kapolda Sulawesi Utara berjalan lancar dan sukses.







Jumat, 10 Juni 2011

MENJAWAB KESIMPANG SIURAN PEMAHAMAN ANTARA MATAHARI DAN BINTANG

Banyak kalangan menganggap bahwa matahari berbeda dengan bintang.  Untuk dapat mengetahui apakah benda langit ini berbeda atau tidak, sebelumnya kita bisa melihat dulu definisi dari masing-masing benda-benda di langit.  Kita mulai saja dengan Galaksi.



Galaksi adalah sebuah sistem yang terikat oleh gaya gravitasi yang terdiri atas bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang hitam), gas dan debu kosmik medium antarbintang, dan kemungkinan substansi hipotetis yang dikenal dengan materi gelap.[1][2] Kata galaksi berasal dari bahasa Yunani galaxias [γαλαξίας], yang berarti "susu," yang merujuk pada galaksi Bima Sakti (bahasa Inggris: Milky Way). Tipe-tipe galaksi berkisar dari galaksi kerdil dengan sepuluh juta[3] (107) bintang hingga galaksi raksasa dengan satu triliun........ [4] (1012) bintang, semuanya mengorbit pada pusat galaksi. Matahari adalah salah satu bintang di galaksi Bima Sakti; tata surya termasuk bumi dan semua benda yang mengorbit matahari.

Kemungkinan terdapat lebih dari 100 miliar (1011) galaksi pada alam semesta teramati.[5] Sebagian besar galaksi berdiameter 1000 hingga 100.000 [4] parsec dan biasanya dipisahkan oleh jarak yang dihitung dalam jutaan parsec (atau megaparsec).[6] Ruang antar galaksi terisi dengan gas yang memiliki kerapatan massa kurang dari satu atom per meter kubik. Sebagian besar galaksi diorganisasikan ke dalam sebuah himpunan yang disebut klaster, untuk kemudian membentuk himpunan yang lebih besar yang disebut superklaster. Struktur yang lebih besar ini dikelilingi oleh ruang hampa di dalam alam semesta.[7]

Cukup jelas dinyatakan dalam huruf merah di atas bahwa matahari itu adalah bintang dan bintang itu adalah matahari. :) (dikutip dari berbagai sumber)

Selasa, 19 Oktober 2010

PEMIJAHAN ,JUMLAH DAN TELUR ABALON (Haliotis varia) DARI PERAIRAN DESA BULO, TIWOHO DAN MOKUPA SULAWESI UTARA


ABSTRAK 

Haliotis varia adalah salah satu speises dari filum moluska dalam kelas gastropoda yang tergolong hewan herbivora. Abalon merupakan salah satu sumberdaya hayati penting yang dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan makanan maupun sebagai hiasan (cangkang).

Senin, 28 Juni 2010

Struktur Komunitas Ikan Karang Famili Chaetodontidae Di Kawasan Reklamasi Teluk Manado.


RINGKASAN

Beny H. Zougira. 010 513 014. Struktur Komunitas Ikan Karang Famili Chaetodontidae Di Kawasan Reklamasi Teluk Manado.
Di bimbing oleh Prof. Dr. Ir. Janny D. Kusen. M.Sc, selaku dosen pembimbing I dan Calvin Sondakh. S.Pi. M.Sc Stud, selaku dosen pembimbing II.


Salah satu komunitas fauna yang terbesar di terumbu karang adalah ikan. Ikan yang menghuni terumbu karang adalah salah satu sumberdaya hayati perairan yang sangat penting bagi manusia yaitu sebagai sumber protein hewani. Ikan-ikan ini biasa hidup soliter, berpasangan dan juga berkelompok. Umumnya memiliki panjang tubuh berkisar antara 13 – 30 cm. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui struktur komunitas dan (2) mengiventarisasi jenis-jenis ikan famili Chaetodontidae.

BBC

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Arsip Blog

Ada kesalahan di dalam gadget ini

NYTimes

Press Europ